Laman

Jumat, 21 November 2014

Demo buruh Kota Tangerang Lumpuh

Demo buruh di Kota Tangerang.

Adikhebot@News_ Ribuan buruh se-Kota Tangerang turun kejalan, mereka menuntut Upah Layak di Kota tangerang, Gabungan massa buruh dari seluruh serikat pekerja yang ada di Kota Tangerang seperti FSPTSK, FSPMI, SPN, SPSI, KSPI, GSBI, GARDA METAL. bersatu untuk satu tujuan yaitu menuntut kenaikan Upah tahun 2015 sesuai dengan kebutuhan hidup yang ada di Kota Tangerang sebesar Rp 3.000.000 karena sebelumnya berselang dua hari lalu, pemerintah Kota Bekasi dan Kota Karawang telah menetapkan UMK Tahun 2015 sebesar Rp 2.954.031 untuk Kota Bekasi dan Rp 2.900.000 untuk Kota Karawang.
Menurut perwakilan massa buruh "mereka turun kejalan adalah untuk menuntut Upah Layak dan menolak kenaikan harga BBM", seperti diketahui bahwa penetapan upah baru di Kota Tangerang yang di bahas di DEPEKO Tangerang yang terdiri dari unsur Pemerintah, Serikat Buruh dan Apindo mengalami jalan buntu, karena pihak APINDO menolak usulan UMK yang di inginkan Oleh pihak buruh.

Massa gabungan buruh ini melakukan Longmarch menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki dari berbagai penjuru Kota Tangerang menuju Puspemkot Tangerang.
dalam perjalanannya massa buruh sempat memblokir akses jalan utama Daan Mogot tepatnya di Lampu merah Tanah Tinggi selama 3 jam akibatnya kemacetan panjang di Kota tangerang tak bisa dihindari.

Perempatan Lampu merah tanah tinggi.

Setelah Puas melakukan aksi tutup jalan ribuan massa buruh kemudian bergerak menuju Pusat Pemkot Tangerang untuk menyampaikan tuntutannya kepada Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah. tepat pukul 17:00 wib perwakilan buruh dari gabungan serikat pekerja diterima Walikota Tangerang di Balaikota, namun dari hasil pertemuan Perwakilan Buruh dan Walikota selama 30 menit itu menyatakan bahwa Walikota H Arief R Wismansyah merekomendasikan UMK Kota Tangerang sebesar Rp 2.730.000 Angka itu langsung di sambut teriakan Tolak oleh ribuan massa buruh, massa buruh menyatakan sikap menolak dan tidak puas dengan angka UMK yang di rekomendasikan oleh Walikota Tangerang, 
dalam orasi singkat yang dilakukan Perwakilan buruh mengancam akan melakukan aksi lebih besar untuk menekan pemerintah kota Tangerang agar menetapkan UMK Kota Tangerang Sesuai Keinginan buruh atau setidaknya sama dengan apa yang telah di tetapkan oleh pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 2.954.031,

Adikhebot@news untuk Tangerang